Home » Cahaya dan Ukhuwah: Semarak Ramadhan 1447 H di Masjid Jami’ Al Ghufron Kasongan
Cahaya dan Ukhuwah: Semarak Ramadhan 1447 H di Masjid Jami’ Al Ghufron Kasongan

​KASONGAN– Suasana khidmat bercampur sukacita menyelimuti Kota Kasongan seiring dimulainya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Masjid Jami’ Al Ghufron Kasongan resmi menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, selaras dengan hasil sidang isbat Pemerintah Republik Indonesia.

​Tahun ini, masjid kebanggaan warga Katingan tersebut tampil beda. Pihak takmir tidak hanya menyiapkan agenda ibadah yang padat, tetapi juga menghadirkan atmosfer visual yang memukau melalui hiasan lampu warna-warni yang mengelilingi area masjid, memberikan kesan hangat dan estetik bagi para jemaah.

“Sepanjang bulan suci, Masjid Jami’ Al Ghufron menjadi pusat kegiatan keagamaan yang intensif. Salah satu agenda yang paling dinanti adalah rangkaian tausiyah atau kultum. Untuk memberikan pencerahan spiritual yang berkualitas, takmir menghadirkan tokoh-tokoh berkompeten”,kata Surya Melki selaku Ketua Takmir Ramadhan Masjid Jami’ Al Ghufron Sabtu (21/2) di Masjid Jami Al Ghufron..

Menurut Surya Melki selama ramadhan tahun ini Ketua MUI Kabupaten Katingan, H. M. Al Muzahidin, M.Pd, dijadwalkan mengisi tausiyah rutin setiap malam Jumat. Ustadz Junaidi dari Kota Palangkaraya turut melengkapi jajaran penceramah untuk memperkaya wawasan keislaman jemaah.

​Kegiatan malam hari pun tidak pernah sepi ungkapnya karena usai pelaksanaan sholat Tarawih, gema ayat-ayat suci Al-Qur’an terus terdengar melalui agenda tadarus bersama yang dipimpin langsung oleh imam tetap masjid, Ustadz Ahmad.

​Masjid Jami’ Al Ghufron juga memberikan ruang besar bagi generasi muda. Melalui program Kajian Ceria Anak, masjid berubah menjadi tempat belajar yang menyenangkan setiap sore setelah sholat Ashar.

​Di bawah bimbingan Guru Arliansyah, S.Pd.I dan Ustadz Dedi, S.Pd.I, anak-anak di sekitar lingkungan masjid diajak untuk mengikuti kajian singkat serta tadarus surah-surah pendek. Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta cilik yang hadir, didampingi orang tua yang mendukung penuh literasi Al-Qur’an sejak dini.

Sisi sosial Ramadhan di masjid ini sangat terasa pada saat menjelang berbuka puasa. Takmir Ramadhan telah menyiapkan lebih dari 500 kotak nasi setiap harinya untuk dibagikan kepada jemaah dan masyarakat umum.​

“Kegiatan buka bersama ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata kami dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan menunjukkan kepedulian sosial kepada sesama,” ungkap Surya Melki

​Dengan kombinasi antara gemerlap dekorasi, kedalaman materi dakwah, serta semangat berbagi, Masjid Jami’ Al Ghufron berharap Ramadhan 1447 H dapat menjadi momentum peningkatan keimanan sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat di Kabupaten Katingan.(Sen/Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *