
KATINGAN – Kondisi perairan di sekitar wilayah Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, dilaporkan bergelombang namun masih tergolong aman untuk aktivitas melaut. Para nelayan memanfaatkan situasi ini dengan baik, berhasil membawa pulang tangkapan ikan yang melimpah.
Hasil melaut hari ini diterima dengan baik oleh para pengepul. Hal ini memberikan angin segar bagi ekonomi nelayan dan memastikan ketersediaan pasokan ikan di pasar lokal. “Alhamdulillah, kami bisa melaut dengan aman. Hasil tangkapan hari ini cukup memuaskan, dan semua sudah diserahkan ke pengepul,” ujar Amat salah satu nelayan asal Pagatan Kecamatan Katingan Kuala.
Namun, di balik keberhasilan ini, muncul permasalahan mendesak yang menjadi perhatian utama. Camat Katingan Kuala, Hariadi Utomo menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan masih menjadi kendala serius.
”Permasalahan yang mendesak adalah ketersediaan BBM subsidi yang tersedia untuk nelayan,” kata Hariadi Utomo, Kamis (28/08/2025).
Menurutnya, kelangkaan BBM bersubsidi ini sangat menghambat operasional nelayan. Tanpa pasokan yang memadai, mereka kesulitan untuk pergi melaut, yang secara langsung berdampak pada pendapatan mereka dan stabilitas pasokan ikan. Pihak pemerintah daerah diharapkan segera mencari solusi agar permasalahan ini dapat diatasi, sehingga aktivitas nelayan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.(Sen/Tri)