Home » RSUD Mas Amsyar Serahkan Limbah Alkes Mengandung Merkuri ke Dinas Kesehatan Katingan
Hj__Nike_Kamantoh,_SKM,_dan_Tim_Kesling_melaksanakan_serah_terima_limbah_alat_kesehatan_mengandung_merkuri_kepada_Pihak_Dinas_Kesehatan_Kab_Katingan

Hj. Nike Kamantoh, SKM, dan Tim Kesling melaksanakan serah terima limbah alat kesehatan mengandung merkuri kepada Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan

KASONGAN – RSUD Mas Amsyar Kasongan melalui Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Hj. Nike Kamantoh, bersama Tim Kesehatan Lingkungan (Kesling), melaksanakan serah terima limbah alat kesehatan (alkes) yang mengandung merkuri kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan, Jumat (22/8/2025).

Serah terima tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Katingan, Setia Jaya, bersama Nurdiansyah, serta disaksikan oleh Kabid Pengelolaan Sampah, Kebersihan, dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) DLH Kabupaten Katingan, Gunawan.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan ini merupakan wujud komitmen RSUD Mas Amsyar Kasongan dalam pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), khususnya limbah yang mengandung merkuri.

“Kami berkomitmen untuk memastikan limbah B3, terutama yang mengandung merkuri, dikelola sesuai standar. Hal ini penting demi keselamatan lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat,” ujar Hj. Nike Kamantoh.

Setia Jaya menyampaikan apresiasi atas langkah RSUD Mas Amsyar yang secara konsisten memperhatikan aspek keamanan lingkungan. “Kerja sama seperti ini sangat penting. Dengan adanya sinergi antarinstansi, kita bisa memastikan limbah berbahaya tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Gunawan menekankan pentingnya kesadaran semua pihak terhadap bahaya limbah merkuri. “Limbah B3 tidak boleh dianggap sepele. Pengelolaan yang benar akan memberikan perlindungan jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kesadaran bersama untuk mengelola limbah berbahaya secara bertanggung jawab demi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Katingan.

(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *