Home » TP-PKK Katingan Serahkan Bak Sampah ke Sekolah, Dorong Edukasi Lingkungan Sejak Dini
WhatsApp Image 2025-08-29 at 16.05.07

KASONGAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Katingan, Ny. Sumiati Saiful, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan, Yobie Sandra, melaksanakan kegiatan penyerahan bak sampah kepada siswa dan pihak sekolah di SDN 4 Kasongan Baru, Kamis (28/8/2025).

Penyerahan ini tidak hanya diperuntukkan bagi SDN 4 Kasongan Baru, tetapi juga diwakili oleh sejumlah Sekolah Dasar Negeri lainnya di wilayah setempat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TP-PKK dan Pemerintah Kabupaten Katingan dalam mendukung program pelestarian lingkungan sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Ny. Sumiati Saiful menekankan bahwa penanaman kesadaran menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten. Melalui penyediaan bak sampah di sekolah, diharapkan anak-anak dapat terbiasa membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, serta berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kami ingin menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan membawa tumbler sendiri, anak-anak akan terbiasa mengurangi sampah plastik. Begitu juga dengan penyediaan bak sampah yang bertujuan untuk mendukung lingkungan sekolah yang bersih dan sehat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, keterlibatan sekolah dalam program ini menjadi sangat penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak bangku pendidikan dasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan, Yobie Sandra, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan TP-PKK maupun instansi terkait lainnya untuk memperluas jangkauan program peduli lingkungan ke sekolah-sekolah lain. Menurutnya, edukasi lingkungan yang diberikan sejak dini akan berdampak jangka panjang bagi pola pikir dan perilaku anak-anak ketika dewasa nanti.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup bersih di masyarakat luas. Dengan demikian, upaya kecil yang dimulai dari sekolah dasar bisa memberikan kontribusi besar bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Katingan.

(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *